Showing posts with label ISLAMI. Show all posts
Showing posts with label ISLAMI. Show all posts

Saturday, April 22, 2017

Bacaan Doa Dzikir Mustajab Agar Cepat Kaya




Khasiat dan manfaat dari membaca doa dzikir asma (Ya Mughini)

adalah untuk memperoleh kekayaan yang melimpah atas Kehendak Allah SWT. Amin.

Amalan doa dzikir ini kami ambil dan kami rangkum dari Asmaul Husna (Sifat-sifat Allah).

Saya mempercayai bahwa Allah sangat mencintai dan menyayangi para hamba-Nya yang bersedia tulus ikhlas dan kekal untuk mengamalkan dzikir asma Allah tersebut. sebenarnya setiap Azma Allah memiliki kekuatan dan fadhilah yang sangat bagus sekali apabila kita menyakininnya.

AL MUGHNI artinya Maha Memberi Kekayaan.

Percayalah bahwa Allah akan memberikan kelebihan kekayaan-Nya kepada siapa saja yang di kehendaki-nYa. Maka dari itulah kita sebagai hambanya selalu berdoa dan berdzikir kepada-Nya.

Bacaan Doa Dzikir :

Ya Mughni, Ya Mughni, Ya Mughni, Ya Mughni ....... dan seterusnya

Cara Mengamalkan :
  • Apabila anda ingin mendapatkan kekayaan dari Allah. Maka cobalah selalu rajin untuk mewiridkan doa dzikir asma (Ya Mughini) sebanyak minimal 1000 kali setiap hari (istiqomah) lebih bagus jika sesudah shalat. InsyaAllah akan dikurniakan kekayaan oleh Allah. Karena Allah Maha Memberi kekayaan.

  • Barang siapa yang mau menwiridkan membaca lafadz (Ya Mughini) sebanyak-banyaknya selama 40 hari lamanya. InsyaAllah akan dimudahkan segala urusanya di bidang mencari rezeki. Adapun caranya sebagai berikut :

Bacalah Ya Mughini setiap pagi hari sebanyak-banyaknya. Dan setelah selesai membaca kemudian dilanjutkan membaca surat Adh Dhuha :

Tuesday, March 28, 2017

SUBHANALLAH!! Buat Kalian yang Belum Punya Anak, Inilah Doa Nabi Zakaria agar mendapatkan keturunan.. Insya Allah Dengan Do'a Ini Allah Akan Mengabulkan.. Amin

SUBHANALLAH!! Buat Kalian yang Belum Punya Anak, Inilah Doa Nabi Zakaria agar mendapatkan keturunan.. Insya Allah Dengan Do'a Ini Allah Akan Mengabulkan.. Amin
Kehadiran keturunan pastilah sangat dinantikan oleh pasangan suami istri. Bahkan demi mendapatkannya, beberapa pasangan suami istri rela melakukan berbagai usaha apapun, baik secara medis maupun tradisional. Tak peduli berapa banyak uang yang mereka keluarkan, asalkan bisa mendapatkan rejeki berupa kehadiran sang buah hati yang akan menghiasi rumahnya. Sayangnya, usaha, doa, dan juga penantian yang panjang tak selalu berakhir manis. Pasangan suami istri harus lebih bisa berlapang dada, karena ternyata Allah masih menahan rejekinya yang berupa keturunan tersebut.


Allah Sudah Siapkan Anak di Surga
Penghiburan Allah untuk Suami Istri yang Tidak Punya Keturunan


Bagi pasangan suami istri yang tak jua mendapatkan keturunan meski sudah berusaha dan berdoa. Bersabarlah dan jangan pernah merasa khawatir, karena  sesungguhnya Allah sudah menyiapkan seorang anak di surga sebagai ganti atas kesabaran Anda dalam menghadapi ujian berat (tidak memiliki anak) sewaktu di dunia. Hal itu sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits, yang artinya :


Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang mukmin itu bila sangat menginginkan anak (namun tidak mendapatkannya), di surga ia akan mengandungnya, menyusuinya dan tumbuh besar dalam sekejap, sebagaimana ia menginginkannya.” (HR. Tirmidzi, no. 2563; Ibnu Majah, no. 4338)


Dalam hadits diatas dengan jelas menyebutkan bahwa bagi Anda yang menginginkan anak dan belum bisa mendapatkannya di dunia, maka kelak akan mendapatkan gantinya di surga.
Di Surga, kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan, termasuk kerinduan terpendam untuk merasakan bagaimana bahagianya memiliki seorang anak. 


“Dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya.” (QS. Az-Zukhruf: 71)


Jika demikian kenyataannya, masihkah kalian merasa gundah gulana? Bersabarlah dan tetaplah berusaha dan berdoa dengan penuh optimis, karena tidak ada yang pernah tahu kapan datangnya rejeki berupa keturunan tersebut. Kalaupun penantian panjang Anda tak jua membuahkan hasil, yakinlah bahwa Allah akan menggantikannya di surga.


Kisah Penantian Keturunan yang berakhir manis
Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau berusaha. Dalam Al Quran terdapat kisah penantian panjang Nabi Zakaria dalam mendapatkan keturunan. Bahkan, disebutkan jika istri Nabi zakaria as adalah perempuan yang mand*l dan tidak bisa memiliki keturunan. Di usia yang sudah snagat renta, Allah justru mengabulkan doa  Nabi Zakaria dengan menghadirkan keturunan yang Bernama Nabi Yahya as.


Doa Nabi Zakaria agar mendapatkan keturunan
Berikut ini doa-doa yang diucapkan Nabi Zakaria agar mendapatkan keturunan. Bahkan doa-doa tersebut diabadikan dalam Ayat Al Quran, yakni :


“Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa” (QS. Ali ‘Imran [3]: 38)


“Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridai” (QS. Maryam [19]: 4 – 6)


“Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik”( QS. Al-Anbiya’ [21]: 89)


Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi yang tengah merindukan kehadiran sang buah hati di tengah keluarganya. Sabar dan tetaplah tawakkal. Semoga Allah berikan kemudahan dan kelancaran pada Anda semua.



Baca Juga:



Astagfirullah... Inilah 9 Ciri Pasangan Suami Istri yang Dianggap B3rz1na Sepanjang Pernikahannya, No 7 Wajib Kamu Ketahui!

Astagfirullah... Inilah 9 Ciri Pasangan Suami Istri yang Dianggap B3rz1na Sepanjang Pernikahannya, No 7 Wajib Kamu Ketahui!
Menikah sejatinya adalah menjaga kesucian diri, namun pernikahan bisa mengandung z1na dika dalam beberapa kasus terjadi pelanggaran. Dalam hal ini adalah nikah saat wanita sudah hamil duluan. Mengenai persoalan ini. Ada dua pendapat tentang menikahi wanita hamil diluar nikah, ada pendapat yang membolehkan, ada yang mengharamkannya. Adapun yang membolehkan tetap dengan aturan-aturan yang wajib dipahami.


Berikut pendapat yang mengharamkan nikah saat wanita sedang hamil:
Perkahwinan seumpama ini, Hari ini memang sudah biasa karena keluarga biasanya memilih jalan untuk menutup malu. Sehingga jika anaknya ketahuan hamil di luar nikah, maka cepat-cepat dikahwinkan.


Berdasarkan kenyataan tersebut, nikah dianggap TIDAK SAH, maka pasangan itu kelak hidup dalam z1na sampai mereka menyadari kesalahan dan bertaubat. Persoalan ini telah diajukan kepada seorang Imam, di mana banyak persoalan lain timbul dari persoalan pokok tersebut.
Berikut pasangan suami isteri dianggap berz1na sepanjang perkahwinan mereka:
1.           Apakah langkah yang sewajarnya sekiranya seorang gadis belum berkahwin didapati hamil anak luar nikah?
Gadis itu tidak boleh berkahwin sebelum bayi itu dilahirkan.
2.           Sekiranya lelaki yang bertanggungjawab itu bersedia mengahwini gadis itu, bolehkah mereka menikah?
Tidak. Mereka tidak boleh menikah sebelum bayi itu dilahirkan.
3.           Adakah pernikahannya itu sah sekiranya mereka menikah?
Tidak. Pernikahannya itu TIDAK SAH. Seorang lelaki tidak boleh mengahwini seorang wanita hamil, walaupun lelaki itu merupakan ayah dari bayi yang dikandung itu.
4.           Sekiranya mereka menikah, apakah tindakan mereka itu membenarkan keadaan?
Mereka tetap harus berpisah. Perempuan itu mestinya menunggu setelah melahirkan, barulah mereka boleh menikah sekali lagi,secara sah.
5.           Bagaimana kalau keadaan itu tidak dibenarkan?
Maka mereka akan hidup di dalam z1na karena pernikahannya itu tidak sah.
6.           Apakah hak seorang anak luar nikah?
Kebanyakan pendapat mengatakan bahwa anak itu TIDAK MEMILIKI HAK untuk menuntut apa-apa dari ayahnya.
7.           Sekiranya hukum mengatakan lelaki itu bukan ayah DARI anak tersebut, adakah itu berarti dia bukan mahram anak perempuannya sendiri?
Ya. Dia tidak boleh menjadi mahram.
8.           Sekiranya seorang lelaki Muslim Dan seorang wanita Muslim (atau bukan Muslim) ingin bernikah setelah bersekedudukan, apakah tindakan yang semestinya
Mereka tidak boleh menikah, dan menunggu setelah perempuan itu haid satu kali sebelum mereka boleh bernikah.
9.           Sekiranya saya kenal/tahu seseorang di dalam keadaan ini, apakah saya perlu memberitahu kepadanya, atau lebih baik menjaga tepi kain sendiri?
Anda wajib memberitahu, kerana itu sebahagian tanggungjawab anda sebagai saudaranya. Mereka harus diberi peluang untuk meluruskan keadaan mereka, kalau tidak semua keturunan yang lahir dari pernikahan tidak sah itu adalah anak-anak yang tidak sah taraf.

Katakanlah: ‘Sesungguhnya sembahyangku dan ibadatku, hidupku dan matiku, hanyalah untuk Allah Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam



Baca Juga:

Sunday, March 26, 2017

Masyaallah...Inilah 6 Hal Yang Harus Diperhatikan Orang Tua Sebelum Memberi Nama Kepada Anak

Masyaallah...Inilah 6 Hal Yang Harus Diperhatikan Orang Tua Sebelum Memberi Nama Kepada Anak
Kelahiran buah hati tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orangtua. Ada banyak hal yang harus diperhatikan ketika pasangan suami istri memiliki anak. Sudah menjadi tuntutan agama serta tradisi sosial untuk memberikan nama kepada anak. Pemberian nama menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh orangtua untuk buah hati mereka. Setiap orang berkewajiban untuk memberikan nama yang baik kepada anaknya. Tidak hanya atas dasar indah, namun pemberian nama juga hendaknya diperlukan pertimbangan dan pemikiran yang matang.

Di dalam nama yang diberikan kepada anak harus terkandung doa dan harapan orangtua. Oleh sebab itu, bagi umat muslim sudah seharusnya memperhatikan kaidah pemberian nama menurut Agama Islam. Apa saja yang perlu diperhatikan tersebut? Berikut ini ulasan selengkapnya.

1. Tidak Memberi Nama yang Menjadikan Anak Bahan Celaan


Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam memilih nama anak adalah tidak memberinya nama yang pada akhirnya akan menjadikan anak tersebut bahan celaan. Sebab, dalam pemberian nama itu tidak boleh sembarangan. Selain itu, Rasulullah SAW sendiri memerintahkan untuk memberi nama yang baik pada anak-anak kita.

“Sesungguhnya pada hari kiamat nanti kalian akan dipanggil dengan nama-nama kalian dan nama-nama bapak-bapak kalian. Oleh karena itu, buatlah nama-nama yang baik untuk kalian.” (HR. Abu Daud)
Hal yang tak kalah penting dalam memberi nama anak adalah bagaimana nama panggilannya nanti. Jangan sampai nama panggilan tersebut berkonotasi negatif sehingga menjadi bahan ejekan oleh teman-temannya.

2. Menghindari Nama yang Diambil dari Kalimat yang Mengandung Pesimistis

Hal yang harus dihindari dalam pemberian nama anak selanjutnya adalah menghindari nama yang diambil dari kalimat yang mengandung pesimistis. Sebab dengan nama yang demikian akan membuat jiwa anak menjadi tertekan dan minder karena namanya mempunyai arti yang negatif.


Baca Juga: BERAT..!! Z1na Itu Hutang dan Taruhanya adalah Keluarga Anda "


3. Tidak Menggunakan Nama yang Khusus Bagi Allah


Asmaul Husna merupakan nama-nama Allah yang Indah. Oleh sebab itu, ketika memberi nama buah hati jangan menggunakan nama yang khusus bagi Allah SWT. Jika ingin memberikan nama dengan Asmaul Husna, maka bacalah kaidah pemberian nama dengan Asmaul Husna agar orangtua tidak salah dalam memberi nama buah hati mereka.

4. Menjauhi Nama yang Mengandung Makna Optimistis

Orangtua harus memperhatikan nama yang akan diberi kepada anak mereka. Nama itu mengandung doa dan harapan. Untuk itu usahakan lah untuk menjauhi nama yang mengandung makna optimis. Karena dengan nama yang demikian akan membuat anak menjadi sombong dan bisa saja tidak menghargai orang lain. Akan tetapi berusahalah untuk memberikan nama yang tidak hanya indah namun juga bermakna positif.

5. Tidak Memakai Nama-Nama yang disembah Selain Allah

Nama yang tidak boleh diberi kepada buah hati selanjutnya adalah memberikan nama anak dengan nama yang disembah selain Allah SWT. Banyak kasus kaum muslimin yang tidak mengetahui bahwa nama anak yang diberikan merupakan nama dari berhala ataupun dewa-dewa. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk perbanyak membaca pedoman pemberian nama yang baik kepada anak sesuai ajaran agama Islam.

6. Menjauhi Nama-Nama yang Mengandung Makna Porno

Sama halnya seperti nama-nama yang mengandung celaan, orangtua juga harus menjauhi pemberian nama-nama yang mengandung makna porno. Jika hal ini terjadi maka akan membuat sang anak malu karena arti namanya yang tidak baik.

Demikianlah ulasan mengenai enam hal yang perlu diperhatikan dalam memberi nama anak. Selain memberikan nama yang indah, enak didengar dan mengandung makna mulia, orangtua juga harus memperhatikan nama yang sesuai syariat Islam agar anak tersebut senantiasa dilindungi oleh Allah SWT.




Baca Juga:
MASYA ALLAH..!! Video Detik-detik Bayi Keluar Sendiri dari Rahim Ibunya, Semoga Anak ini dilindungi Allah

Ini 4 Posisi yang Benar Saat Tidur dengan Pasangan, Bakalan Tambah Nyaman...

Friday, March 24, 2017

Subhanallah Yuk Lewati Jalan Pintas Menuju Surga Dengan 4 Cara Ini

Subhanallah Yuk Lewati Jalan Pintas Menuju Surga Dengan 4 Cara Ini
Rasulullah saw bersabda bahwa ada jalan pintas menuju surga. Maksudnya jalan pintas disini adalah kita akan langsung menuju surga tanpa di hisab dan tanpa masalah apapun.
Jadi bagaimana kita bisa melewati jalan pintas itu? Ada 4 hal yang harus kita lakukan:
1. Menyebarkan Salam
Banyak sekali manfaat salam, diantaranya untuk mengingat (dzikr) Allah swt juga sebagai pengingat diri, ungkapan kasih sayang sesama muslim, doa yang istimewa, dan banyak manfaat lainnya.
2. Saling Memberi Makan Kepada Teman-teman dan Kerabat
Jika kita ikhlas dan tanpa riya dalam melakukan ini, insyaallah akan dibalas dengan pahala yang sangat besar oleh Allah swt. Dan hal ini pun termasuk dalam bab sedekah.
3. Menjamu Tamu
Menjadi tuan rumah memang sudah seharusnya memberikan pelayanan spesial untuk tamunya. Tapi jangan sampai memaksakan kehendak juga, seperti sabda dari Rasulullah saw:
“Janganlah seseorang memaksakan diri (untuk melayani) tamunya dengan sesuatu yang tidak ia sanggupi”.
4. Menjaga Tali Silaturahmi
Hal ini juga salah satu benar-benar amal mulia dan banyak manfaatnya, diantaranya untuk mendapatkan ridho dari Allah swt.
Jadi intinya adalah buatlah diri kita bisa bermanfaat untuk orang lain, dan insyaallah kita akan diberikan jalan pintas menuju surga oleh Allah swt.
Amiiin.

Wallahu a’lam bish-shawab


Baca Juga:

Thursday, March 23, 2017

Subhanallah... Kisah Bule Belanda Keliling 60 Negara Lalu Kepincut Gadis Berjilbab dan Jadi Mualaf

Subhanallah... Kisah Bule Belanda Keliling 60 Negara Lalu Kepincut Gadis Berjilbab dan Jadi Mualaf
Pasangan wanita berhijab dengan bule ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak sekali netizen yang pansaran bagaimana bisa, lelaki asal Belanda itu berdampingan dengan gadis cantik berhijab asli Indonesia.Rupanya ada kisah seru yang tertuang dibalik pasangan ini. Malah, seperti dilansir dari Ohbulan.com, pria bernama Michael itu sampai memutuskan untuk pindah ke agama Islam.Sebagian orang merasa aneh dan ingin tahu bagaimana saya dan Adin berjumpa. Jadi ini kisahnya.
Pada 2015 saya melakukan perjalanan ke Asia Tenggara. Saat itu saya berpikir betapa beruntungnya saya jika dapat merasakan pengalaman suasana Ramadan bersama keluarga Muslim lokal.
Setelah melakukan pencarian di situs media sosial, saya melihat Adin dan mengirim pesan kepadanya. Cukup mengejutkan, Adin dengan cepat membalas pesan saya.
Dia bahkan mengundang saya untuk tinggal bersama keluarganya di Medan selama tiga hari di bulan Ramadan. Sampai di sana, saya bahkan tidak hanya tinggal selama tiga hari, tapi menetap selama tiga minggu.
Dan pada saat itu mulailah segalanya. Dia dari Indonesia dan saya dari Belanda. Kami tumbuh di tempat yang berbeda budaya, tapi bukan berarti kami menghadapi masalah budaya dalam pernikahan kami.
Saya mencintainya karena Adin juga sayang saya. Bangsa kami, warna kulit putih, dan tempat di mana kami tumbuh tidak memandang masalah budaya.

Justru perbedaan itu mendatangkan keuntungan untuk kami. Kami bisa punya banyak hal untuk bertukar pendapat dan saling belajar.
Selama saya berkelana ke berbagai negara, saya tidak pernah bermalam di hotel atau hostel. Saya selalu tinggal bersama keluarga lokal.
Saya sangat bersyukur saya dapat pengalaman dan kesempatan yang unik untuk hidup bersama keluarga lokal di 60 negara. Kebanyakan keluarga angkat saya di Indonesia dan Malaysia adalah keluarga Muslim.
Mereka tidak pernah bertanya kepada saya soal pindah agama. Tetapi mereka menunjukkan bagaimana mereka menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim.
Itu malah membuat saya ingin lebih banyak tahu dan belajar tentang Islam. Karena itu saya buat keputusan untuk mengambil kelas agama Islam di masjid lokal (Kuala Lumpur dan Jakarta).
Meskipun saya menghadiri kelas tersebut, saya masih tidak ada niat untuk berhijrah. Guru saya sangat memahami itu dan niatnya hanya ingin menunjukkan lebih tentang Islam.
Setelah beberapa minggu melakukan diskusi, belajar membaca Alquran dan salat, saya sadar hijrah ke Islam adalah satu keputusan yang tepat dalam hidup saya.
Sumber: tribunnews


Baca Juga:



Astagfirullah... 6 Karakter Wanita Yang Tidak Layak Dijadikan Istri Menurut Pandangan Islam

Astagfirullah... 6 Karakter Wanita Yang Tidak Layak Dijadikan Istri Menurut Pandangan Islam
Wanita sebenarnya adalah mahluk ciptaan tuhan yang paling indah serta mulia. wanita mempunyai pembawaan serta karakteristik berlainan satu sama lainnya. Wanita yang baik sukar di miliki. Dibutuhkan perjuangan yang berat untuk memperoleh istri yang baik. Seorang istri yang baik menurut islam adalah wanita yang senantiasa rajin menunaikan ibadah Nya serta menjauhi laarangan Nya. Sedang istri yang menurut islam enggak baik akan saya berikan dalam pembahasan berikut 6 Wanita yang tidak layak anda jadikan istri menurut pandangan Islam.  Berikut adalah 6 Wanita yang tidak layak anda jadikan istri menurut pandangan Islam :

Al – Anaanah

Al – Anaanah yaitu karakter jelek dari seseorang wanita yakni senantiasa merasa resah. Wanita yang mempunyai karakter Al – Anaanah dalam kehidupannya senantiasa merasa enggak cukup seperti saat telah di beri motor enggak cukup, mobil enggak cukup, rumah enggak cukup. Wanita Al – Anaanah paling dibenci oleh Allah lantaran dia enggak pernah bersukur serta senantiasa mementingkan dirinya.

Al-Manaanah
Al-Manaanah yaitu karakter wanita yang senantiasa mengungkit ungkit. Bila suami melakukan satu hal yang enggak senang di hati wanita itu lalu diungkitlah semuanya mengenai suaminya itu. Senantiasa membicarakan suami : enggak mengigat budi yang sudah diberikan suaminya kepadanya, enggak bertanggungjawab, tidak mempunyai rasa sayang pada suaminya. Padahal suaminya sudah memberi yang terbaik untuk dia.

Al –Hunaana

Al –Hunaana yaitu karakter jelek yang dipunyai seseorang wanita yakni mengiginkan suami yang lain, seorang wanita seperti ini enggak layak andajadikan istri menurut pandangan islam. Bukan cuma dia mengiginkan suami lain akan tetapi wanita Al –Hunaana akan lebih gampang selingkuh dengan pria lain.

Al- Hudaaqah


Al- Hudaaqah yaitu karakter jelek waniita yakni senang memaksakan kehendak pada suami, contoh saat pagi, petang, siang suaminya selalu ditekan serta dijadikan budaknya. Pada hal semestinya menurut pandangan islam suami itu merupakan seorang pemimpin rumah tangga. maka Wanita Al- Hudaaqah enggak layak bila dijadikan seorang istri menurut pandangan islam.

Al –Hulaaqa
Al –Hulaaqa adalah karakter jelek wanita yakni sibuk memanjakan dirinya sendiri serta lupa akan tanggung jawabnya sebagai seseorang istri seperti mengatur anak, sholat, dzikir dan ada banyak lagi. Wanita Al –Hulaaqa akan menyibukan dirinya sendiri hanya untuk bersolek serta bersantai ria. Sementara suaminya berusaha keras untuk menghidupi keluarganya. Istri jenis ini enggak layak menurut pandangan islam.

As-Salaaqah

As-Salaaqah yaitu karakter jelek wanita yang terakhir yakni gemar mengosip. Sebenarnya karakter jelek yang satu ini kabnyakan melekat pada tiap-tiap hati sebagian wanita. Sebagian wanita As-Salaaqah atau gemar gosip menurut pandangan islam paling enggak layak untuk kita jadikan seorang istri. Dikarenakan Allah senantiasa membenci orang yang gemar berkata dusta/gossip.

Dengan memahami karakter sifat jelek di atas tentu kita telah memiliki deskripsi yang pasti tentang calon istri yang baik untuk kita. pastikan istri yang sholehah yang senantiasa patuh kepadaNya


Sumber: www.beritaislamiterkini




Baca Juga: